Kenali Penyebab dan Gejala Sesak Nafas Sebelum Terlambat

Please log in or register to like posts.
Kesehatan
Kenali Penyebab dan Gejala Sesak Nafas Sebelum Terlambat

Kesulitan bernafas atau orang menyebutnya dengan sesak nafas merupakan keadaan dimana seseorang merasa seperti kekurangan udara bahkan merasa tidak leluasa saat menghirup udara. Dengan adanya hal ini akan membuat frekuensi bernafasnya menjadi cepat dan terasa sesak di dada karena kurangnya pasokan oksigen ke tubuh.

Dalam dunia medis, sesak nafas disebut dengan dyspnea. Untuk penanganannya beragam karena hal tersebut tergantung dengan penyebab dan gejala sesak nafas itu sendiri. Ada yang mengalami sesak nafas hanya sekali saja, atau bahkan sesak nafas yang terjadi memiliki episode yang berulang secara konstan.

Beberapa penyebab dan gejala sesak nafas secara umum bisa dipengaruhi oleh latihan yang sangat berat, ketinggian bahkan obesitas yang kesemuanya itu bisa menyebabkan sesak nafas meskipun orang tersebut dalam keadaan sehat. Selain itu, penyebab dan gejala sesak nafas juga bisa di sebabkan oleh penyakit atau masalah medis lainnya.

Apabila sesak nafas tidak segera di tangani dan tidak segera mendapatkan penanganan medis, maka dapat membuat ketidaksadaran maupun kematian. Sesak nafas yang kebanyakan orang mengeluhkan pada bagian dada ini mempunyai penyebab dan gejala sesak nafas dimana sebagian besar merupakan hal yang tidak disengaja.

Sebelum mengetahui apa saja yang bisa menyebabkan sesak nafas, perlu di ketahui beberapa gejala yang menandai sesak nafas yang antara lain :

  • Sianosis
  • Kesulitan saat bernafas
  • Denyut nadi menjadi lebih cepat
  • Timbul kejang
  • Mengalami koma
  • Terjadi kelumpuhan
  • Mengalami tekanan darah tinggi
  • Dapat mengalami kematian

Adapun penyebab dari sesaf nafas itu sendiri antara lain:

1. Tersedak

Penyebab dan gejala sesak nafas yang pertama yakni tersedak yang merupakan penyebab paling umum. Gumpalan makanan yang menghalangi saluran udara bisa membuat pasokan oksigen yang akan di saluran ke dalam tubuh menjadi berkurang. Adanya hal tersebut tentu bisa mengakibatkan sesak di dada, dan untuk mengatasi situasi ini anda bisa melakukan teknik manuver Heimlich.

Adapun beberapa kondisi yang bisa menyebabkan tersedak seperti benda asing yang terhirup, terjadi pembengkakakan pada laring, anafilaksis, tumor laring, difteri paru, epiglottis, laryngo trakeitis dan pnemotoraks.

2. Keracunan karbon monoksida

Hal ini dapat terjadi saat gas karbon monoksida terhirup oleh saluran pernafasan. Karbon monoksida atau CO ini merupakan gas yang tidak berwarna maupun berbau dan menjadi gas yang sangat beracun yang di dapat dari pembakaran yang tidak sempurna yang biasanya terdapat pada asap knalpot, asap rokok, system pemanas yang rusak, kebakaran maupun kompor.

Gas CO dapat mengganggu kemampuan darah untuk mengangkut oksigen untuk di edarkan ke seluruh tubuh. Adanya gas beracun ini dapat menimbulkan gejala seperti sakit kepala, kejang, mual dan dapat menimbulkan kematian akibat sesak nafas.

3. Asma

penyebab dan gejala sesak nafas yang selanjutnya yakni penyakit asma. Asma adalah penyakit kronis yang menyerang organ paru-paru yang di tandai dengan kesulitan bernafas. Gangguan pernafasan yang satu ini bisa terjadi kepada siapa saja, namun lebih sering terjadi di usai anak-anak dan dewasa. Penyebab penyakit asma sering di kaitkan dengan alergi. Dan kebanyakan orang terkena asam juga memiliki alergi.

Pada usia anak-anak, gejala asma sering di tandai dengan pilek, infeksi pernafasan dan bronchitis. Faktor resiko yang paling utama yaitu ketika seseorang memilki eksim, faktor keturunan dan kondisi alergi kulit. Tak hanya sampai disitu, bahkan gangguan asma juga bisa diperparah dengan adanya paparan iritasi bahan kimia seperti asap rokok maupun polusi udara. Hal-hal tersebut dapat berkontribusi terhadap resiko pengembangan asma yang semakin yang semakin parah.

4. Gagal Jantung

Gagal gantung yaitu kondisi kesehatan yang di bilang sangat serius dimana otot pada jantung mengalami kerusakan. Walaupun jantung masih berdenyut, namun denyut yang terjadi sangatlah lemah dalam memompa darah yang mengandung oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Penyebab dan gejala sesak nafas yang satu ini juga berkaitan dengan penyakit kardiovaskuler yang merusak otot jantung seperti gangguan katup jantung, hipertensi, obesitas, kolestersol tinggi serta gaya hidup yang kurang sehat seperti mengkonsumsi alcohol dan merokok.

5. Infeksi Luka

Saat terjadi infeksi, dibutuhkan waktu yang cukup lama dalam proses penyembuhannya. Hal ini dapat di tandai dengan timbulnya nanah yang mengalir dari luka, pembentukan benjolan pada luka, peningkatan ukuran luka, timbulnya kerak kuning pada luka hingga peningkatan ruam kemerahan pada area di sekitar luka. Meskipun intensitas terjadi sesak nafas terbilang kecil, namun penyebab dan gejala sesak nafas karena infeksi luka ini bisa terjadi pada orang-orang yang memilki kelainan golongan darah.

6. Difteri

Difteri infeksi saluran pernafasan atau ISPA yang disebabkan oleh bakteri ataupun racun. penyebab dan gejala sesak nafas karena difteri ini biasanya mempengaruhi amandel, hidung, tenggorokan maupun kulit. Adapun gejalanya di tandai dengan demam ringan, sakit tenggorokan peningkatan denyut nadi secara tiba-tiba dan timbulnya amandel.

7. Tenggelam

Tenggelam bisa mengakibatkan paru-paru terisi dengan cairan yang berupa air sehingga menghambat pasokan oksigen dalam tubuh yang pada akhirnya dapat menjadikan penyebab kematian mendadak dalam waktu yang singkat. Hal ini kerap terjadi dimana pengawasan yang kurang terhadap anak-anak saat berenang dan menjadi penyumbang utama kematian akibat tenggelam.

8. Tercekik

Penyebab dan gejala sesak nafas juga bisa dikarenakan asfiksia akibat cekikan yang di sengaja maupun tidak di sengaja. Cekikan dapat menjadikan sesak nafas di dada dan menghambat pasokan oksigen dalam tubuh seseorang serta kompresi saluran nafas. Adanya hal tersebut cekikan seringkali menimbulkan kematian.

9. Croup

Croup adalah salah satu penyebab dan gejala sesak nafas yang di tandai dengan adanya batuk. Tingkat keparahan gangguan croup ini sulit untuk di deteksi, walaupun batuk yang dialami tersebut semakin memburuk. Beberapa gejala yang dapat menandai gejala seperti demam, sulit bernafas, batuk dan mengeluarkan suara saat bernafas.

10. Batuk Rejan

Batuk yang satu ini merupakan salah satu jenis penyakit menular yang di sebabkan adanya infeksi bakteri yang terjadi pada saluran pernafasan. Batuk rejan atau batuk yang lebih di kenal dengam pertussis ini di sebabkan oleh bakteri yang bernama Bordetellla pertussis.

Gejala khas dari batuk yang satu yakni terjadinya batuk yang di sertai dengan suara melengking dan nafas yang terasa terengah-engah. Komplikasi terjadinya batuk rejan ini bisa berakibat serius bahkan hingga mengancam jiwa terutama jika di derita oleh anak-anak. Untuk mencegahnya gangguan pertussis ini dengan pemberian vaksinasi.

11. Adanya benda asing yang menyumbat saluran pernafasan

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa makanan semi padat merupakan salah satu penyebab sebagian besar kasur asphyxiations untuk kalangan orang tua. Asfisia yang disebabkan oleh makanan maupun benda asing pada orang tua ini di tandai dengan sesak nafas yang terjadi secara signifikan.

Dengan adanya informasi penyebab dan gejala sesak nafas ini di harapkan kita bisa lebih waspada dalam menjaga kesehatan.

Tinggalkan Balasan