Majas Antitesis : Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya

Majas Antitesis
Majas Antitesis

Majas antitesis merupakan salah satu jenis majas yang secara tidak sadar sering kita gunakan dalam percakapan sehari-hari. Majas ini juga sering digunakan dalam sebuah karya sastra seperti novel ataupun puisi untuk memperindah gaya bahasa. Lalu, seperti apa sih bentuk dari majas antitesis itu? Simak ulasannya dibawah ini !

Pengertian Majas Antitesis

Secara bahasa, antitesis berasal dari dua kata, yaitu “anti” yang artinya “berlawanan” dan “tesis” yang artinya “penempatan”. Sedangkan secara istilah, majas antitesis diartikan sebagai gaya bahasa yang membandingkan dua hal yang berlawanan dalam satu klausa.

Majas ini mirip seperti majas paradoks, perbedaannya yaitu pada majas antitesis hanya berada dalam satu klausa, baik berurutan maupun disambung dengan kata penghubung.

Ciri-Ciri Majas Antitesis 

Ciri-ciri dari majas antitesis adalah sebagai berikut :

  • Merupakan kategori majas perbandingan.
  • Adanya dua kata yang saling berlawanan dalam satu klausa.
  • Umumnya menggunakan kata antonim dan muncul secara bersamaan.

Contoh Majas Antitesis

Berikut adalah contoh majas antitesis yang kami kutip dari bahassemua.com.

Contoh 1

  1. Hidup dan matinya makhluk hidup hanya Tuhan yang tahu.
  2. Sedikit atau banyak rezeki yang kita dapat hari ini, kita harus tetap bersyukur.
  3. Berat ringannya suatu pekerjaan, kita harus melakukannya dengan senang hati.
  4. Besar kecil, tua muda semuanya berkumpul dalam acara itu.
  5. Besar kecilnya dosa yang kita lakukan, kelak akan dipertanggungjawabkan di akhirat. 
  6. Cepat atau lambat semua orang pasti akan mengalami kematian.
  7. Sukses atau gagalnya kita di masa depan ditentukan oleh apa yang kita kerjakan sekarang.
  8. Naik turunnya harga bahan bakar minyak sangat mempengaruhi pada harga kebutuhan pokok.
  9. Baik buruknya rupa bukanlahi tolak ukur sifat manusia.
  10. Tinggi rendahnya derajat seseorang tidak dinilai dari kekayaan, melainkan dari sebuah ketakwaan.

Contoh 2

  1. Anis bekerja siang malam demi untuk mewujudkan cita-citanya.
  2. Naik turun gunung adalah hobiku.
  3. Mahal tidaknya suatu barang tergantung dari kualitas barang itu sendiri.
  4. Di tahun ini banyak sekali yang melakukan bisnis jual beli online.
  5. Ternyata benar apa yang dikatakan Sekar, cinta dan benci sulit untuk dibedakan.
  6. Bersih tidaknya ruangan kelas adalah gambaran dari kedisiplinan seorang murid.
  7. Perjalanan pulang pergi Solo-Purwokerto hanya membutuhkan waktu 5 jam.
  8. Kita harus jeli memperhatikan untung rugi dalam hal penjualan.
  9. Panjang pendeknya bukan syarat untuk untuk masuk ke perusahaan itu.
  10. Apa yang kita perbuat saat ini menentukan kelak kita akan masuk surga atau neraka.

Demikian ulasan ringkas mengenai majas antitesis. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel lain yang mungkin Anda suka
Pengertian Motivasi
Selengkapnya

Motivasi: Pengertian & Faktor

Untuk bisa menjadi pribadi yang lebih baik, kita memerlukan motivasi, baik dengan memotivasi diri sendiri maupun melalui masukan…
Pengertian Cerpen
Selengkapnya

Pengertian Cerpen

Jika memiliki hobi membaca, pasti Anda pernah membaca cerpen. Cerpen dikenal sebagai cerita pendek yang dibuat oleh penulis…