Cara Mengeringkan Kucing Setelah Mandi

Mengeringkan Si Kucing

Setelah kalian memandikan si meong, kini saatnya kalian mengeringkan tubuh si meong.

Berikut ini adalah beberapa cara yang kami ambil dari situs hewany.com, antara lain:

1. Memeras airnya pada bulu si kucing.

Selepas kalian selesai memandikan serta membilasnya.

Maka selanjutnya kalian mulai melakukan proses untuk mengeringkan bulunya dengan cara memeras sebanyak mungkin air yang ada di bulu kucing itu secara lembut.

Dan fokuslah pada daerah ekor, tungkai serta kakinya.

  • Membuat tangan berbentuk U yang tidak mengekang si meong.
    Kemudian taruhlah tangan tersebut di atas pundak si mpus.
  • Berikanlah tekanan yang lembut sambil melakukan gerakan tarikan dari arah pundak menuju pinggangnya.
    Kalian juga akan menyadari jika gerakan seperti ini mampu mendorong air turun serta menjauh dari bagian atas dari punggung si meong.
  • Kemudian gengamlah secara lembut dengan menekan ringan ekor tersebut.
    Kemudian tarik tangan kalian dari arah pangkal hingga ke ujungnya.
    Kalian kemudian akan menjumpai airnya mengalir dari badan kucing menuju bak mandi.
    Lakukan cara ini di bagian tungkai serta kakinya.
    Kemudian remaslah pada bagian kakinya secara perlahan untuk menyingkirkan air dari bulu yang lebih tebal pada area jari-jari kakinya.
  • Ulangilah metode ini beberapa kali serta jangan lupa untuk memeras bulu yang ada di sekitar perut dengan cara yang lembut.

2. Mengeringkan dengan menggunakan handuk.

Selepas kalian selesai memeras sebanyak mungkin air yang ada di bulunya.

Kemudian keringkanlah bulunya dengan menggunakan handuk, caranya dengan menahan si meong dan diletakan di atas gelaran handuk di atas lantai yang kering.

  • Kemudian mengangkat si kucing.
    Serta jangan lupa untuk untuk menyokong kaki-kaki badian belakangnya di atas tangan serta tidak melakukan scurffing.
    Kemudian angkat si meong dari bak ataupun wastafel serta turunkan perlahtan ke atas permukaan handuk.
  • Pakailah tangan yang satunya yang tidak menahan si kucing untuk melipat handuk tersebut secara lembuat di atasnya.
    Dan kemudian selimuti tubuh si kucing sampai setengah badannya tertutup.
    Kemudian mulai menggosok-gosokkan handuk tersebut secara perlahan pada tubuh si meong dengan gerakan maju dan mundur.
    Kalian juga hanya perlu menggosok bulunya secara menyeluruh hingga airnya bisa terserap pada handuk sebanyak mungkin.
    Apabila si meong tidak terlihat akan kabur, maka kalian bisa menggunakan kedua tangan.
  • Pakai handuk dua apabila dirasa perlu, kemudian terus menggosok bulunya sampai setengah badannya kering.
    Selepas itu, pakailah sisir guna meratakan bulu si meong.
    Pastikan juga untuk menyesir bulunya pada arah yang biasanya bulu itu tumbuh.
    Dalam tahap ini, si meong busa kalian beri imbalan berupa makanan, mainan, ataupun mengelusnya dan mengajaknya bicara. Tenangkan si meong dan kemudian lepaskan agar si meong merapikan dirinya sendiri.

3. Memakai pengering rambut.

Kalian dianjurkan untuk mengeringkan bulu si kucing dengan menggunakan hairdryer, namun sebelum itu, kalian harus mengeringkannya terlebih dahulu menggunakan handuk.

Serta, kalian hanya diperbolehkan untuk memakai hairdryer atau pengering rambut ini apabila kalian yakin si meong tidak akan merasa panik sebab suara bising hairdryer.

  • Melepaskan handuk yang menyelimuti si kucing, namuan membiarkan si meong tetap duduk di atasnya.
    Dan kalian tahan si meong apabila si meong mencoba kabur.
  • Pegang gagang dari pengering rambut dengan tangan yang tidak digunakan untuk menahan meong.
    Serta pasang dengan pengaturan panas yang berkecepatan rendah.
    Kemudian menyalakan hairdryernya.
    Jangan lupa juga untuk membiarkan si meong agar terbiasa dengan adanya suara bising sebelum kalian memakai hairdryer.
    Apabila si meong merasa panik serta tidak bisa kalian tenangkan, maka segera matikan pengering rambut kalian serta lanjutkan dengan mengeringkan bulunya dengan memakai handuk.
  • Apabilsa si meong mulai menerima suara dari hairdryer kalian, lalu arahkan bagian ujungnya sampai si meong bisa merasakan angin yang dikelurkan dari hairdryer tersebut.
    Apabila si meong masih tetap tenang, kalian dapat mendekatkan hairdryernya serta mulai mengeringkan bulunya.
    Terapkan cara bergerak dari arah depan ke belakang untuk memastikan jika panas serta udara yang dihasilkan tidak selalu terpusat.
  • Apabila si meong terlihat nyaman dan tenang, kalian bisa meningkatkan kecepatan dari pengering itu.
    Serta kalian juga bisa menempatkan si meong di antara paha kalian semabri menghadap ke arah kaki kalian.
  • Pakailah satu tangan yang digunakan untuk mengeringkan bulu si meong dengan menggunakan pengering rambut.
    Serta tangan yang lainnya digunakan untuk menyisir bulunya dengan menggunakan jari sembari mengeringkannya.
    Apabila si meong tidak memberontak, maka proses mengeringkan bukunya akan dapat selesai dengan cepat.
  • Keringkan bulu si meong hingga sebagian besar dari bulunya sudah kering serta sudah terasa halus dan mengembang.
    Tungkai-tungkai pada kaki serta ekor mungkin akan terasa sedikit basah, namun bagian itu akan cepat kering begitu si meong kita biarkan dirinya untuk merapikan diri sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *