Bilangan Prima

Tabel Bilangan Prima

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa beberapa angka dapat dibagi secara merata dan ada angka tidak dapat dibagi secara merata? 

Pada pertemuan kali ini kita akan tentang bilangan prima dan bagaimana mengidentifikasinya.

Contoh Dalam Kehidupan Sehari-hari

Pada perayaan hari ulang tahun Via, ayahnya ingin membagikan tas yang bagus berisi permen dan mainan kepada teman-teman Via yang datang. Agar tidak terjadi diskriminasi, Ayah Via ingin mengisinya tas dengan merata.

Tapi inilah masalahnya: Ayah Via hanya memiliki 31 permen dan 10 orang datang ke pesta itu. Ayah Via tidak bisa membagi permen secara merata, tetapi setiap kali ayah Via memasukkan permen ke dalam tas (berapapun pembagiannya), pasti ada satu potong yang tersisa.

Apa yang harus dilakukan? 

Karena angka 31 adalah bilangan prima, jadi akan selalu ada permen yang tersisa. Sehingga tidak mungkina memasukkan 31 permen ke 10 tas sama rata. Jadi Salah satu solusinya adalah menyisakan 1 permen yang tidak dimasukkan ke dalam tas.

Pengertian Bilangan Prima

Bilangan prima adalah bilangan yang hanya dapat dibagi dengan angka 1 dan bilangan itu sendiri. 31 adalah bilangan prima karena 31 ÷ 1 = 31 dan 31 ÷ 31 = 1, tidak ada lagi bilangan lain yang dapat membagi 31. Karena 31 hanya bisa dibagi oleh 31 dan 1, maka 31 adalah bilangan prima. Baca juga: Sistem Bilangan

Untuk memahami bilangan prima lebih dalam, akan lebih baik jika Anda mempelajari tentang kebalikannya, yaitu bilangan komposit. 

Ingat, bilangan prima hanya dapat dibagi dengan 1 dan bilangan itu sendiri. Jadi Bagaimana dengan bilangan komposit yang merupakan kebalikannya?

Pengertian Bilangan Komposit

Bilangan berapapun yang bukan bilangan prima adalah bilangan komposit. Bilangan komposit dapat dibagi dengan bilangan selain 1 dan bilangan itu sendiri. 

Misalnya, angka 4 adalah bilangan komposit. Kita dapat membagi 4 menjadi dengan bilangan selain 1 dan 4, yaitu 2. 

Contoh: 4 ÷ 2 = 2.

Mengidentifikasi Bilangan Prima

Kembali ke contoh permen di atas – Misalnya ayah Via harus menyiapkan tas permen tersebut! Jika ayah Via memutuskan untuk tidak memasukkan 1 permen di dalam tas, maka jumlah permen yang harus dimasukkan ke dalam tas adalah 30 permen. 

Apakah 30 masih merupakan bilangan prima? Ayo cari tahu.

Kita tahu bahwa 30 dapat dibagi dengan 1 dan itu sendiri (30 ÷ 1 = 30 dan 30 ÷ 30 = 1). Adakah bilangan lain yang dapat membagi 30 menjadi 2 atau lebih bagian sama rata?

Jawabannya adalah ada. Bilangan tersebut adalah 2, 3, 5, 6, 10, dan 15. Karena ada bilangan lain yang dapat membagi 30 menjadi bagian yang sama rata. Jadi 30 merupakan bilangan Komposit

Karena ada 10 tas yang harus dimasukkan permen. Jadi jumlah permen yang dimasukkan ayah Via ke dalam setiap tas adalah 30 ÷ 10 = 3 buah permen.

Demikian pembahasan tentang bilangan prima. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel lain yang mungkin Anda suka
Isi Naskah Teks Proklamasi 2
Selengkapnya

Isi Naskah Teks Proklamasi

Tahukah anda bahwa kemerdekaan Indonesia ditandai dengan pembacaan isi teks proklamasi kemerdekaan yakni oleh Ir. Soekarno dan didampingi…
Jenis Manusia Purba 4
Selengkapnya

Jenis Manusia Purba

Pastinya anda sudah tidak asing lagi mendengar manusia purba bukan? Manusia purba atau biasa yang dikenal dengan sebutan…