Kandang-Kelinci-Ternak

Cara Ternak Kelinci

Anda perlu tahu, bahwa ternak kelinci merupakan salah satu potensi peluang usaha yang sangat menjanjikan, baik untuk kelinci pedaging maupun kucing hias. Kedua usaha tersebut sangat prospek untuk dijalankan. Apalagi dalam setiap tahunnya, minat masyarakat terhadap kelinci semakin meningkat. Namun yang jadi pertanyaan adalah bagaimana cara ternak kelinci yang benar bagi pemula.

Peluang usaha yang satu ini memang jangan diabaikan. Namun bagi Anda yang menjalani usaha ini harus menjalankan dengan penuh cinta. Sehingga selain kita dapat menikmati dengan kelinci- kelinci hewan peliharaan, namun kita juga akan mendapatkan pundi- pundi rupiah untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari.

Cara Ternak Kelinci yang Benar Bagi Pemula

Hal pertama yang harus diperhatikan saat Anda memutuskan untuk beternak kelinci adalah semangat, ilmu, ketekunan, kedisiplinan dan kecintaan terhadap hewan peliharaan tersebut. Meskipun hanya dengan menggunakan modal kecil dan bisnisnya masih skala rumahan, tetapi jika ditekuni maka Anda pasti bisa sukses.

1. Rencana Matang untuk Budidaya Kelinci

Cara pertama kali dalam budidaya kelinci adalah membuat perencanaan secara matang. Kadang teori memang tidak seindah dengan pengalaman yang terjadi dilapangan. Jadi Anda membutuhkan persiapan yang matang, agar usaha ternak kelinci anda tidak gagal karena kurangnya perencanaan yang matang.

Selain itu, Anda juga harus memperhitungkan modal dan keuntungan yang akan digunakan untuk usaha ternak kelinci, baik untuk ternak kelinci pedaging atau kelinci hias. Anda juga harus tahu, siapa saja target pembelinya.

2. Menyiapkan Kandang Kelinci

Jika rencana Anda sudah matang, maka langkah yang ke dua adalah menyiapkan kandang untuk kelinci yang akan di budidaya. Selain kandang, Anda juga harus menyiapkan perlengkapan lainnya seperti makanan kelinci, tempat makanan dan minuman dan juga tempat khusus untuk kotoran. Untuk memulai usaha ini, minimal Anda harus menyiapkan 3 kandang yang berbeda.

Kandang tersebut digunakan untuk bibit betina, untuk anak kelinci yang dilepas dari induknya dan untuk kelinci dewasa jantan.

3. Memilih Indukan Kelinci Jantan dan Betina yang berkualitas

Ketika memilih bibit kelinci harus disesuaikan dengan kebutuhan, baik bibit jantan maupun betina. Jika Anda bertujuan untuk budidaya kelinci hias, maka pilihlah kucing hias yang memiliki bulu yang bagus.  Misalnya kelinci anggora, rex dan American chinchilla. Namun jika tujuannya budidaya untuk kelinci pedaging, sebaiknya pilih jenis- jenis kelinci berikut:

  • Kelinci Flemish Giant
  • Kelinci Himalayan
  • Kelinci New Zealand
  • Kelinci Belgian
  • Kelinci Californian
  • Kelinci Havana

Salah satu faktor yang jadi penentu keberhasilan ternak kelinci adalah dalam pemilihan induk kelinciyang memiliki kualitas yang bagus. Dengan melakukan cara ternak kelinci yang benar, maka akan melahirkan keturunan- keturunan unggulan, berkualitas dan tahan terhadap segala cuaca sehingga kelinci dapat tumbuh secara sehat dan cepa.


Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan