Budidaya Lebah Madu

Lebah merupakan salah satu hewan yang memiliki peran yang begitu besar dalam kehidupan umat manusia. Berdasarkan beberapa penelitian, lebah berperan dalam penyebaran tumbuhan dan suburnya hutan-hutan di wilayah tropis.

Kebiasaannya menghisap madu pada bunga secara tidak langsung membawa serbuk sari tanaman. Dari satu tanaman ke tanaman lain, lebah akhirnya membantu persebaran beberapa jenis tanaman. Selain itu, lebah juga menghasilkan madu yang kaya akan manfaat. Sadar akan khasiatnya, masyarakat pun mulai melakukan budidaya lebah madu agar mendapatkan madu asli dari lebah.

Sama seperti lebah, madu menjadi salah satu makanan yang paling sehat bagi manusia. Bahkan madu merupakan satu-satunya makanan yang tidak bisa membusuk dan bisa bertahan hingga puluhan tahun. Jika madu asli disimpan di tempat yang benar, kualitasnya tetap terjaga meski sudah berumur puluhan hingga ratusan tahun.

Soal manfaat, Al Qur’an bahkan menyebut bahwa madu memiliki segudang manfaat yang bisa dinikmati oleh umat manusia. Madu bisa digunakan sebagai obat luar ataupun dalam.

Jika terluka misalnya, Anda bisa mengoles luka tersebut dengan madu asli untuk menghentikan pendarahan. Sedangkan bagi kaum hawa, madu juga bisa digunakan sebagai cara mengencangkan payudara.

Kembali tentang budidaya lebah madu, bagi Anda yang tertarik untuk melestarikan budidaya ini, berikut panduan untuk ternak lebah madu bagi pemula.

Panduan Budidaya Lebah Madu untuk Pemula

1. Lokasi

Tempat dimana Anda melakukan budidaya lebah menjadi kunci keberhasilan usaha ini. Lebah merupakan hewan yang bersih dan sangat sensitif. Oleh karena itu, pastikan Anda memilih lokasi yang jauh dari keramaian agar lebah bisa hidup dengan tenang. Selain itu, pastikan tempat tersebut memiliki suhu ideal, yakni 26-derajat celcius. Anda pun harus menyediakan sumber air bersih, mengingat hewan ini rentan terhadap lingkungan yang kotor.

2. Kandang Lebah

teknik budidaya lebah madu

Setelah menemukan tempat yang cocok, Anda tinggal membuat kandang lebah. Untuk urusan yang satu ini, Anda bisa memesan kandang lebah kepada tukang kayu yang berpengalaman. Buat 10 hingga 15 kandang lebah dan letakkan dengan jarak masing-masing kandang 1,5 meter di lokasi yang telah ditentukan.

3. Mencari Lebah

Setidaknya ada 3 jenis lebah yang harus Anda cari; Lebah pekerja yang akan berkeliaran mencari nektar; Lebah ratu yang menghasilkan telur dan memimpin koloni; Lebah pejantan yang akan mengawini sang ratu. Jika tidak bisa berburu, sudah banyak penjual koloni lebah yang menawarkan paket lengkap.

4. Manajemen Koloni

Koloni lebah harus dikontrol untuk melihat bagaimana perkembangan budidaya lebah madu. Anda bisa melihat ke dalam kandang pada pagi hari mulai pukul 06.00 – 10.00 atau pada sore hari pukul 16.00 – 18.00 saat lebah keluar sarang. Harus ada pergantian Ratu pada saat-saat tertentu untuk merangsang pembentukan sel calon ratu. Dengan demikian, koloni lebah akan terus berproduksi dan menghasilkan madu.

5. Perhatikan Hama

Terakhir, perhatikan beberapa hewan yang menjadi hama dalam budidaya lebah. Semut, Cicak, Kecoa, hingga Ngengat merupakan musuh utama yang harus dibasmi dari kandang lebah madu. Hati-hati dalam membasmi hama karena jika salah, koloni lebah akan terganggu dan produksi pun menurun.

Demikian panduan dalam melakukan ternak lebah madu bagi pemula. Tentu saja dibutuhkan trial and error dalam perjalanannya. Tapi setidaknya, kini Anda tahu 5 dasar penting sebelum melakukan budidaya lebah. Dengan demikian, Anda bisa menikmati khasiat madu yang kerap digunakan sebagai cara membesarkan payudara, penambah imunitas tubuh, dan berbagai khasiat lain bagi kesehatan.


Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan