contoh dapur sehat

Poin-Poin Kontruksi Dapur yang Sehat

 

Memiliki dapur sehat tentunya menjadi dambaan setiap orang. Hal ini dikarenakan dapur adalah ruang untuk mempersiapkan makanan.

Sehingga dapur yang sehat akan menghasilkan makanan yang baik pula.

Namun membentuk dapur sehat nyatanya tidak mudah, karena ada banyak faktor yang mempengaruhinya. Termasuk dari lingkup arsitekturalnya. Lalu apa saja ciri dari dapur sehat itu?

Berikut akan dijelaskan poin-poin kontruksi dapur sehat dari segi arsitektural yang bisa dijadikan acuan membangun dapur sehat.

Ini Poin-Poin Konstruksi Dapur Sehat

1. Sirkulasi Udara yang Baik

Salah satu ciri dapur sehat yang wajib ada untuk menjaga kenyamanan dan keamanan adalah adanya sirkulasi udara yang baik. Hal ini dikarenakan aktivitas di dapur tidak lepas dari yang namanya bau, asap, dan gas.

Sehingga dapur harus memiliki bukaan langsung ke ruang luar. Bisa berupa jendela dan pintu yang cukup untuk pergantian udara. Jika tidak memungkinkan, Anda bisa menambahkan cerobong atau menggunakan alat menghisap asap.

Dengan demikian, dapur minimalis Anda memiliki sirkulasi udara yang baik, tidak pengap, dan tentunya lebih aman karena bisa membuang asap dan gas dengan baik.

2. Mendapatkan Cahaya Matahari yang Cukup

Cahaya matahari yang cukup juga merupakan indikator bahwa dapur tersebut sehat. Secara visual, Anda tentu akan memiliki ketertarikan yang lebih tinggi dengan dapur yang terang alami daripada yang terang dengan pencahayaan buatan.

Selain itu, adanya jendela atau dinding kaca juga akan membuat Anda lebih nyaman saat memasak karena bisa berhubungan dengan ruang luar. Baik itu taman minimalis, jalanan, dan semisalnya.

Dalam segi kesehatan pun, cahaya matahari bisa membantu membunuh jenis-jenis bakteri atau kuman. Cahaya matahari yang masuk ke dapur juga akan mengurangi kelembaban dapur, sehingga ruangan tidak mudah berjamur dan berkuman.

3. Adanya Akses Keluar yang Mudah

Banyak dapur yang tidak memikirkan aspek keselamatan dan keamanan. Padahal hal ini sangat penting, mengingat dapur adalah ruangan yang selalu berhubungan dengan api.

Akses keluar yang mudah diperlukan sebagai antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran. Maka dari itu, letakkan dapur di zona yang tepat, dan sediakan pintu keluar khusus.

Daun pintu keluar di dapur ini pun harus dipasang dengan bukaan keluar, bukan ke dalam seperti pintu di ruang tamu. Tujuannya adalah untuk memudahkan buka pintu saat kondisi darurat.

4. Bebas Kotoran dan Bakteri

Agar dapur bebas kotoran dan bakteri, harus diberikan tempat khusus untuk membuang sampah. Sampah ini pun jika perlu dipisahkan antara sampah organik dan non-organik.

Selain itu dapur harus memiliki saluran air yang baik dan bersih. Karena saluran air yang tidak baik adalah area yang paling disenangi oleh kuman untuk berkembang biak.

5. Pemilihan Material Bangunan yang Sesuai

Dapur yang sehat bisa diciptakan dari material bangunan yang tepat.

Misalnya untuk bagian dinding, bisa dibuat dengan struktur yang lebih kokoh dan tahan terhadap panas / api.

Demikian juga dengan material plafon. Hindari material plafon yang mudah berubah warna, mengingat plafon dapur akan lebih sering terpapar asap dari proses masak.

Untuk meja dapur sendiri, Anda bisa melapisinya dengan bahan-bahan yang mudah dibersihkan. Karena meja dapur adalah area yang paling mudah kotor, terutama jika selesai digunakan untuk memasak.

6. Bebas Cairan Berbahaya

Jangan menyimpan cairan berbahaya di dalam dapur. Baik itu berupa obat pembasmi serangga, pengharum ruangan yang mengandung zat tertentu, juga obat pestisida.

Bahan-bahan tersebut akan lebih mudah bersinggungan dan bersenyawa dengan api atau suhu panas. Selain itu cairan-cairan tersebut bisa menguap dan menjadi racun untuk makanan.

7. Adanya APAR

APAR atau Alat Pemadam Kebakaran Ringan sebenarnya sangat penting ada di sebuah dapur sehat.

Adanya APAR sangat bermanfaat untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Karena APAR bisa membantu memadamkan api dengan cepat dan praktis.

Demikianlah beberapa poin-poin kontruksi dapur sehat yang bisa dijadikan acuan dalam membangun dapur sehat.

Semoga penjelasan di atas bermanfaat untuk Anda.

 


Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan