Menghaluskan Body Mobil Baret

Menghaluskan Body Mobil Baret

Menghaluskan Body Mobil Baret – Baret pada body mobil tentu sangat menyebalkan, hal ini dapat mengurangi estetika dan keindahan mobil Anda. Tentu Anda tidak ingin mengalaminya bukan.

Baret ini bisa terjadi karena berbagai hal yang dapat menyebabkan baret ringan, sedang maupun dalam. Baret ringan disebabkan karena goresan yang tidak merusak lapisan cat dasar yang dapat disebabkan karena kucing atau kuku manusia dan juga gesekan tumbuhan.

Sedangkan baret sedang disebabkan karena goresan yang sudah sampai merusak lapisan cat dasar. Hal ini bisa dikarenakan tangan – tangan usil maupun bergesekan dengan benda keras lainnya pada body mobil.

Sedangkan baret dalam disebabkan karena goresan yang sudah menembus lapisan cat dasar hingga menyentuh pada lapisan logam body mobil. Setelah kita mengetahui jenis – jenis baret pada mobil berikut adalah cara menghaluskan body mobil baret pada setiap jenisnya :

1. Goresan Ringan

Goresan halus maupun sedikit kasar pada body mobil dikategorikan pada baret ringan dimana goresan ini hanya menyentuh cat luarnya saja, cara untuk mengatasinya adalah sebagai berikut :

  • Bersihkan Daerah Goresan
    Cucilah body mobil yang tergores menggunakan air bersih dan lap yang bertekstur halus agar tidak merusak cat. Hal ini berguna untuk menghilangkan debu pada daerah goresan yang dapat menambah parah baret pada body tersebut.
  • Keringkan Area Goresan
    Kemudian keringkan daerah goresan tersebut menggunakan kain berbahan chamois hingga benar – benar kering. Selain kain tersebut Anda juga boleh menggunakan kain lain asal tidak merusak body mobil karena teksturnya yang kasar.
  • Gunakan Bahan Penghilang Goresan
    Bahan penghilang baret seperti compound, wax, scratch remover, bahkan spidol penghilang goresan dapat Anda gunakan untuk menghilangkan goresan. Anda dapat mengoleskan bahan tersebut secara merata pada area goresan. Berikan sedikit tekanan agar bahan tersebut dapat masuk ke sela – sela terkecilnya, setelah Anda dapat melapnya hingga bersih.
  • Oleskan cairan pengilap sebagai hasil akhir
    Walaupun sudah halus, namun bila Anda ingin mengkilapkan lagi bagian yang terbaret Anda dapat menggunakan cairan pengkilap sebagai finishingnya.

2. Goresan Sedang

Berbeda dengan sebelumnya, goresan sedang sudah mencapai bagian cat dasarnya dan memerlukan penanganan yang lebih dibandingkan goresan ringan. Cara tersebut adalah :

  • Bersihkan Goresan
    Pembersihan ini masih dilakukan menggunakan air bersih, namun disini Anda juga harus berhati – hati karena goresan tersebut sudah mencapai cat dasar.
  • Membersihkan dengan grease remover
    Setelah dibersihkan menggunakan air Anda dapat menggunakan grease remover atau bisa juga wax untuk mencegah tidak ada lagi serpihan cat yang terkelupas dan dapat mengganggu proses penghilangan goresan, jika tidak goresan akan semakin bertambah.
  • Pengecatan
    Karena cat dasarnya sudah terkena maka Anda dapat mencat ulang bagian yan terbaret yang disesuaikan dengan warna cat luar body mobil. Anda dapat melakukan pengecatan langsung tanpa memberikan cat dasarnya kembali.

3. Goresan Dalam

Goresan dalam membutuhkan penanganan yang lebih lama dan teliti karena goresan sudah mencapai logam dasar body mobil dan dapat mencapai waktu sebulan bahkan lebih. Penanganan baret ini lebih baik dilakukan di bengkel, penanganan tersebut adalah sebagai berikut :

  • Pembersihan
    Pembersihan baret ini dilakukan menggunakan amplas untuk menghaluskannya. Proses ini dapat berlangsung lama tergantung dalamnya goresan tersebut. Apabila daerah goresan tersebut sudah berkarat maka pembersihan tersebut harus menggunakan amplas.
  • Pemberian dempul
    Apabila sudah benar – benar bersih maka selanjutnya body mobil tersebut akan didempul hingga kering dan kemudian diamplas kembali. Apabila body mobil hingga mengalami penyok maka harus orang yang ahli menanganinya.
  • Pengecatan
    Pengecetan disini dilakukan mulai dari cat dasar karena lapisan tersebut sudah terkelupas. Setelah cat dasar gunakan thiner yang dicampur cat dasar yang dapat disemprotkan pada area goresan. Bila perlu Anda dapat menggunakan cat pelindung, setelah itu bengkel akan memastikan pengecatan tersebut benar – benar halus maka akan diukur menggunakan roughness tester. Alat ini dapat menguji kehalusan permukaan suatu benda.

Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan