Panduan Sederhana Budidaya Walet Agar Untung Maksimal (Terbaru)

Sekarang ini masyarakat banyak yang mencari tahu ilmu-ilmu dasar budidaya walet sebab  berbudidaya walet memiliki nilai ekonomi yang cukup menggiurkan. Nilai ekonomi tertinggi dari budidaya walet terdapat pada sarang waletnya. Sarang walet dipercaya bermanfaat untuk kesehatan manusia.

Mungkin yang anda tau seekor burung dalam membuat sarangnya memanfaatkan beberapa rumput dan ranting kering, berbeda dengan seekor burung walet yang dalam membuat sarangya dengan memanfaatkan air liur yang ada pada dirinya.

Supaya tidak mengalami kerugian ketika sudah terjun dalam budidaya walet, maka Anda perlu belajar ilmu-ilmu dasar dan strategi sukses untuk meningkatkan hasil produksi. Budidaya walet bisa dikatakan gampang-gampang susah, tapi tidak ada kata susah apabila anda berani mencoba dan terus belajar, ini akan menjadikan investasi berjangka panjang yang menguntungkan.

Ketika mulai budidaya walet anda tidak perlu pusing-pusing mengenai perawatan yang intesif yang anda butuhkan hanyalah pengontrolan ketika walet sudah mulai bersarang. Bahkan anda tidak perlu direpotkan dengan pemberian pakan, karena walet akan mencari makanannya sendri.

Mengontrol rumah walet dalam proses pembentukan sarang merupakan hal yang perlu anda lakukan lebih sebab walet merupakan hewan yang liar dan bersarang pada tempat yang jauh dari aktivitas manusia.

Dibawah ini merupakan tips yang dapat anda lakukan untuk langkah awal budidaya walet:

Persyaratan dalam membuat rumah walet

  1. Buat rumah walet pada ketinggian 1000 mdpl.
    2. Pastikan dalam membuat rumah walet jauh dari rutinitas aktivitas manusia.
    3. Hindari kawasan yang banyak burung liar sejenis pemakan daging.

Persyaratan kondisi rumah walet

  1. Ukuran rumah walet setidaknya 10×15 m2
    2. Buat rumah walet berkonsep gua-gua.
    3. Atur sinar cahaya
    4. Suhu 24-26 derajat
    5. Tingkat kelembapan 80-95%

Tahap Pembibitan Walet

Apabila sudah memahami ilmu dasar mengenai budidaya walet, langkah selanjutnya yang perlu anda lakukan adalah tahap pembibitan. Agar walet dapat hinggap pada rumah walet yang telah anda buat, hal yang perlu dilakukan adalah dengan memancingnya dengan suara rekaman walet. Ini dapat membuat walet masuk ke rumah walet dan mulai membuat sarang.

Pada umumnya para pembudidaya walet melakukan hal ini pada waktu sore hari sekitar jam 4 hingga 6 sore sebab waktu tersebut merupakan waktu dimana walet mulai mencari makanan.

Tahap Pemeliharaan Walet

Meskipun walet tidak membutuhkan perawatan yang lebih intens, tetapi anda perlu memperhatikan kenyawanan walet dalam bersarang. Walet yang telah menetap begitu lama pada rumah yang telah anda buat akan adanya kotoran-kotoran. Tugas anda adalah membersihkan kotoran tersebut dan menggumpulkannya dalam karung.

Kebiasaan Bersarang

Walet muda pada umumnya menyukai tempat-tempat yang mudah dihinggapi ketika mulai bersarang, rata-rata walet akan membuat sarang di sekitar sudut atau sirip. Oleh karena itu, para pembudidaya walet membuat sirip-sirip melintang untuk memudahkankan sarang walet dilepas ketika produksinya sudah meningkat.

Keunggulan pembuatan ini adalah dapat diperolehnya sarang walet yang mempunyai lengkukan yang sempurna. Cara yang cukup populer pada saat ini adalah dengan pemasangan besek. Besek dapat membuat walet cepat dalam proses pembuatan sarang.

Banyak kita temui pen jual besek sarang walet di jaman yang serba online ini.

Pakan Untuk Brung Walet

Pada kenyataanya walet yang telah berusia dewasa tidak membutuhkan makanan dari kita atau sudah bisa mencari makananan sendiri dengan menangkap serangga-serangga yang berada di sekitarnya. Akan tetapi bila masuk pada musim kemarau alangkah baiknya kita juga memberi makanan tambahan agar hasil budidaya makasimal.

Pemberian makan yang dapat anda lakukan untuk walet adalah dengan membuat kolam di keliling rumah walet dan diisi dengan buah-buahan yang telah busuk, ini akan secara otomatis menambah asupan makanan pada walet dewasa.

Untuk walet yang masih usia anakan dapat dilakukan dengan pemberian makanan berupa kroto.

 


Tinggalkan Komentar

Tinggalkan Balasan