Kegunaan Beton Dalam Bangunan

Please log in or register to like posts.

Saat kita akan membangun rumah, gedung bertingkat dan berbagai macam bangunan lainnya tentu struktur beton sangat umum untuk digunakan dalam perancangannya.

 

Bila dibahas hingga tuntas sebenarnya pembahasan tentang beton bangunan ini akan sangat panjang, namun berikut adalah penjelasan singkat mengenai beton dalam bangunan.

 

Beton dalam bangunan adalah material yang membentuk struktur bangunan seperti halnya tulang dalam tubuh kita. Beton dalam bangunan terbuat dari campuran antara semen, pasir, kerikil atau split dan air dengan komposisi tertentu untuk menciptakan beton bangunan yang baik.

 

Selain itu bahan seperti admixture beton sering ditambahkan dalam campuran tersebut untuk menghasilkan beton dengan kondisi khusus atau untuk keperluan khusus. Sebagai contoh admixture beton misalnya retarder yaitu admixture untuk menunda waktu setting beton.

 

Lalu dibagian mana sajakah beton ini digunakan dalam bangunan? Untuk membuat beton bangunan memiliki daya tahan terhadap tekanan yang baik maka pembuatan beton ini akan dilengkapi dengan besi tulangan.

 

Agar kuat terhadap tekanan dan tarikan yang berat maka besi tulangan ini yang memegang peranan penting akan hal tersebut. Struktur beton bertulang ini digunakan hampir pada seluruh bagian bangunan seperti pondasi, tie beam atau sloof, kolom, balok dan pelat lantai.

 

Berbagai proyek pembangunan infrastruktur juga banyak menggunakan struktur beton bertulang. Infrasturktur seperti jalan beton, jembatan, bendungan dan lainnya adalah beberapa contoh penggunaan struktur beton bertulang dalam proyek pembangunan.

 

Lalu kenapa harus menggunakan struktur beton bertulang dalam bangunan? beton bangunan ini memiliki berbagai keunggulan yaitu :

  1. Beton bangunan ini memiliki berbagai macam mutu yang dapat dipilih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan bangunan
  2. Beton bangunan mudah dibentuk dengan menggunakan bekisting yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan keadaan bangunan
  3. Beton bangunan ini sangat tahan terhadap temperatur atau suhu yang tinggi
  4. Beton bangunan tahan terhadap tekanan yang besar
  5. Bahan bakunya yang tergolong cukup mudah didapatkan
  6. Beton bangunan tidak terlalu memerlukan perawatan namun tahan dalam waktu yang lama
  7. Beton bangunan ini relatif lebih murah dibandingkan penggunaan besi baja

Namun beton bangunan ini juga memiliki kelemahan sebagai berikut :

  1. Mutu beton itu sendiri dan proses saat pengecorannya akan sangat mempengaruhi kualitas dari beton bangunan tersebut
  2. Beton bangunan ini biasanya memiliki masaa jenis yang besar sekitar 2400 kg/m3 namun memiliki kuat tarik yang kecil sekitar 9 – 15% dari kekuatan tekannya

Oleh itu selama proses pembangunan dan pembuatan beton bertulang ini perlu dilakukan pengawasan secara rutin dari semua pihak. Setelah beton mengeras maka pengukuran kekerasan beton menggunakan hardness tester / alat ukur kekerasan merupakan hal wajib yang harus dilakukan.

Tingkat kekerasan beton bertulang ini akan sangat mempengaruhi kualitas dan kekuatan bangunan. Hal ini juga akan menjadi indikator apakah pengecoran beton bangunan ini sudah sesuai atau belum.

Tinggalkan Balasan