5 Tips Memilih Kompresor Angin yang Berkualitas

Please log in or register to like posts.

Bagi Anda yang bekerja dalam bidang permesinan bengkel tentu sudah tidak asing lagi dengan nama alat yang satu ini, yaitu kompresor angin. Alat ini biasanya digunakan untuk memompa ban kendaraan roda dua maupun kendaraan besar lainnya. Selain sering ditemui di bengkel, kompressor angin juga kerap ditemukan pada pabrik-pabrik besar yang digunakan untuk menyalakan mesin dengan sistem hidrolik.

Meski sekilas beberapa tipe mesin kompresor angin yang ada terlihat sama, namun ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui untuk dapat memilih kompresor angin yang baik dan berkualitas. Hal tentunya sangat berguna bagi Anda agar saat membeli kompresor angin dapat digunakan dalam waktu yang lama dengan kinerja mesin yang maksimal.

Tanpa berpanjang lagi, berikut 7 tips terbaik memilih alat kompresor angin berkualitas yang perlu Anda ketahui;

  1. Pertimbangkan Merek

Memang tidak dapat dipungkiri, salah satu hal penting yang menjadi pertimbangan utama ketika seseorang hendak membeli suatu benda adalah melihat merek dari barang yang akan dibeli. Hal ini juga berlaku ketika Anda ingin membeli sebuah kompresor angin yang baik dan berkualitas.

Tidak semua merek kompresor angin yang Anda temui di toko mesin memiliki kinerja yang sama baiknya, hanya merek-merek tertentu saja yang sudah mendapat rekomendasi dari berbagai pihak dengan pembuktian pemakaian yang memberikan hasil terbaik dalam penggunaan alat yang patut mendapat pertimbangan sebagai pilihan.

Mengingat hal tersebut, maka akan lebih baik jika Anda memilih kompresor angin dengan merek tertentu yang memang sudah banyak dibuktikan dari berbagai pihak tentang kelayakan pakainya. Hal ini akan menguntungkan bagi Anda agar kompresor angin yang Anda pilih bisa awet dan dapat memberikan pelayanan maksimal sesuai yang Anda inginkan.

  1. Pertimbangan Modal

Hal kedua yang tidak kalah pentingnya untuk Anda pertimbangkan ketika ingin membeli kompresor angin ini adalah melihat seberapa banyak modal yang Anda miliki saat itu. Hal ini merupakan suatu pertimbangan yang fundamental. Sesuaikan banyaknya dana yang Anda miliki dengan jenis kompresor angin yang akan dibeli.

Harga kompresor angin selain dibedakan berdasarkan merek biasanya juga dibedakan berdasarkan besar kecilnya volume tabung yang dan tingginya tenaga volume angin yang dapat mencapai takaran sekian bar. Bisa dipastikan, semakin besar volume tabung dan tenaga dorongan angin yang dimiliki maka semakin mahal juga harga kompresor angin yang dibandrolkannya.

  1. Spesifikasi Mesin

Bukan hanya berdasarkan merek ternama ataupun besarnya modal yang Anda miliki, spesifikasi dari alat yang akan Anda beli juga merupakan hal yang penting Anda perhatikan di sini. Hampir sama dengan pembahasan tips yang kedua dalam memilih kompresor angin yang baik dan berkualitas, yaitu melihat spesifikasi yang dapat dipertimbangkan berdasarkan volume tabung yang dimiliki dan daya tekanan dari mesin.

Misalnya saja, jika Anda membutuhkan kompresor angin dengan tujuan untuk menyalakan sebuah mesin yang memiliki sistem hidrolik, maka sebaiknya Anda memilih kompresor angin yang memiliki tenaga dorong dan volume tabung yang besar. Namun jika Anda membeli kompresor angin dengan tujuan akan digunakan sebagai pemompa ban, maka menggunakan kompresor angin dengan spesifikasi yang normal saja sudah cukup.

  1. Garansi Mesin

Anda juga perlu memperhatikan jangka waktu garansi mesin kompresor angin yang akan Anda beli. Jika alat ini hanya memiliki garansi dengan garansi yang tidak lama, sebut saja hanya memiliki garansi mesin satu tahun saja sebaiknya Anda membatalkan niat untuk membelinya. Sebab, Anda tidak bisa menilai kekuatan semacam kompresor angin ini hanya dalam jangka waktu satu tahun. Minimal mesin ini memiliki garansi dua sampai tiga tahun pemakaian.

  1. Baru atau Bekas

Tentang baru atau bekasnya benda yang akan Anda beli merupakan pertanyaan krusial yang memerlukan jawaban. Sebenarnya, sah saja ketika Anda memutuskan untuk membeli kompresor angin yang sudah bekas asalkan memenuhi tiga syarat. Syarat yang pertama, dari segi penampilan kompresor angin angin ini masih terlihat memiliki rupa yang dapat dipercaya.

Kedua, dari segi tenaga bisa Anda coba terlebih dahulu apakah kinerjanya masih bagus atau tidak. Syarat yang terakhir dari tujuan pemakaian Anda, sebaiknya jika Anda ingin membeli kompresor angin jangan gunakan alat kompresor ini sebagai peralatan  utama dalam pekerjaan Anda.

Misalnya saja hanya akan Anda gunakan sebagai pemompa ban di bengkel, namun jika Anda berniat untuk menggunakannya untuk menyalakan mesin hidrolik, nampaknya membeli kompresor angin yang sudah bekas kurang baik bagi Anda. Sebaiknya, belilah kompresor angin yang masih baru dan bergaransi.

Macam-Macam Kompresor Angin

Kompresor angin merupakan alat yang bekerja dengan cara menempatkan udara atau gas. Pengertian secara umum, kompresor berfungsi untuk menghisap udara yang merupakan campuran dari beberapa gas di antaranya gas nitrogen, oksigen, uap air, minyak, argon dan beberapa gas lainnya.

Fungsi dari kompresor angin ini adalah untuk menaikkan tekanan gas atau udara dalam sebuah ruang. Cara mengkompresi tekanan gas atau udara ini adalah dengan mengurangi volumenya. Ketika Anda mengurangi volume yang ada maka tekanan akan naik, sebaliknya ketika Anda menaikkan volume maka tekanan akan turun.

Banyaknya tipe dan model mesin kompresor angin yang ada terkadang membuat seseorang bingung untuk menentukan pilihannya. Namun secara garis besar, kompresor angin ada dua jenis yaitu mesin kompresor piston dan kompresor srew. Adapun perbedaan dari kedua jenis kompresor angin tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Piston Kompresor

Untuk kompresor angin piston umumnya menggunakan satu atau lebih piston. Piston ini akan bergerak ke atas dan ke bawah yang berguna untuk mengompresi udara. Tersedia dua katup yang fungsinya untuk mengatur udara, adanya katup ini difungsikan untuk menekan udara supaya tidak keluar ketika piston bekerja.

Biasanya kompresor angin jenis piston hanya disediakan dalam ukuran kecil dan sedang saja. Sehingga kompresor angin jenis ini kurang cocok bagi Anda yang ingin menggunakannya dalam pekerjaan yang besar.

  1. Kompresor Angin Oil Free

Jenis kompresor angin yang kedua adalah kompresor angin olil free yang memiliki kemampuan khusus yaitu dapat menyaring udara yang memiliki oil, sehingga akan menghasilkan udara yang bersih dan terbebas dari oil.

Untuk jenis kompresor angin yang satu ini membutuhkan biaya yang lebih besar dibandingkan jenis kompresor angin pada umumnya. Namun dibalik itu, kompresor angin oil free lebih maksimal dalam menghasilkan udara yang bersih tanpa tersisa oil yang ada dalam udara.

Sekarang sudah tahu kan bagaimana tips atau trik terbaik yang perlu dipertimbangkan  ketika ingin membeli kompresor angin? Anda juga sudah paham tentang apa saja jenis mesin kompresor angin yang ada dengan beberapa kelemahan dan keunggulannya masing-masing.

Sekarang sudah tidak bingung lagi kan menentukan pilihan jenis kompresor angin mana yang akan Anda pilih baik untuk dijadikan salah satu mesin bengkel maupun sebagai mesin bantu untuk menyalakan mesin hidrolik di pabrik.

Tinggalkan Balasan