Cara Generasi Milenial Membangun Komunitas yang Solid Se-Indonesia

Please log in or register to like posts.

Generasi milenial, kayaknya gak akan kehabisan topik untuk membahas generasi ini, dari mulai kemajuan teknologi sampai kebiasaannya yang sangat berbeda jauh dengan generasi sebelumnya akan menjadi sangat menarik jika dituangkan dalam bentuk tulisan yang fresh dan renyah.

Apalagi ditemani secangkir kopi hitam dan sedikit gula, tulisan ini akan menjadi kombinasi yang pas dalam menemani hari Anda yang luar biasa ini.

Contoh yang paling mudah ada digenggaman tangan Anda. Dewasa ini smartphone dalam genggaman sudah jadi hal yang lumrah, tulisan ini juga mungkin sedang Anda baca dari smartphone kesayangan Anda kan.

Kemudian ada beragam perusahaan yang menjadikan target pasarnya generasi milenial, sebut saja ojek dan taxi online. Contoh lain ada booking tiket online dan booking hotel online. Segment bisnis yang menjadikan generasi milenial target pasar menjamur subur tak terbendung.

Segmen ini mengutamakan pelayanan terbaik dan tercepat yang memudahkan mereka dalam beraktifitas sehari-hari.
Lanjut ke ranah pola pikir, generasi milenial memiliki pola pikir yang jauh berbeda dengan generasi terdahulunya. Mereka (generasi milenial) tergolong berani dalam mengambil keputusan untuk memulai pekerjaan baru yang lebih fleksibel dan sesuai dengan minat dan kepribadian mereka.

Di saat orang tua jaman dulu meminta anaknya untuk jadi PNS, mereka dengan pedenya menolak dan memulih berkarir didunia yang mereka inginkan.

Ada beragam jenis pekerjaan di era milenial yang unik dan tidak ditemukan diera sebelumnya. Sebut saja buzzer social media, yang hanya bisa dimengerti oleh kalangan muda-mudi generasi milenial.

Buzzer adalah sebuah akun di media social baik berupa akun personal atau akun publik yang memiliki banyak pengikut loyal, yang setia mengikuti dan berinteraksi di setiap postingan dimedia social buzzer, jika dikaitkan dengan dunia dvertizing, aktifitas semacam ini menjadi pavorit pengiklan, karena sifatnya yang lebih mendekatkan antara brand dan end usernya tanpa ada jarak yang berarti. Sekaligus bisa meningkatkan ikatan emosional end user tergadap brand favoritnya.

Didunia sosmed juga terbagi menjadi banyak sekali cabang buzzer tergantung fokus pada platfoam masing-masing. Ada selebram, selebtwit, youtuber, dan lain-lain. Gak akan abis jika para pemikir inovatif belum berhenti menciptakan jenis social media baru.

Tidak hanya itu, pergeseran pemikiran sudah mulai menjangkit generasi ini. Mereka lebih mendewakan menjadi pengusaha dan membuly profesi karyawan. Sebuah sikap yang agak kurang baik menurut saya menyimpang kalau tidak mau dianggap konyol.
Mereka berfikir lebih baik jadi naga dirumah sendiri, dari pada jadi cacing di rumah yang megah.

Yup generasi milenial memiliki pemikiran terbuka dan memilik jaringan yang sangat erat dan luas. Lagi-lagi karena peran social media yang menghubungkan mereka yang memiliki minat sejenis tanpa ada batasan jarak. Mereka dapat berbagi ide dan konsep baru dengan cepat dan efektif, sehingga memangkas waktu untuk belajar hal-hal baru.

Mereka dengan mudah menemukan komunitas dan jejaring sesama mereka di dunia maya. Dan jikalau tidak menemukannya, mereka akan berinisiatif membuat dan mengumpulkan teman2 yang memiliki satu visi dan menyebarkan info tentang komunitas tersebut ke berbagai media online.

Contohnya ABE elite, blog ini dibuat untuk wadah berkumpulnya orang yang ingin menjadi pengusaha, kedepannya komunitas ini fokus tentang teknik closing, traffic generation, dan semua yang berhubungan dengan toko online atau e commerce, syukur-syukur ada mastah yang berbaik hati untuk jadi mentor toko online di ABE elite.

Contoh lainnya ada Yuk Bisnisnya Jaya Setiabudi, Entrepreneur University nya Purdhi Chandra, kaskus, grup fb jago jualannya Dewa Eka Prayoga. Itu hanya beberapa contoh komunitas yang anggotanya tersebar diseluruh wilayah Indonesia. Masih banyak komunitas dengan fokus pada kategori tertentu yang sangat mudah ditemukan di dunia maya. Selamat berburu dan semoga sukses untuk Kita semua.

Tinggalkan Balasan